“Mas, bisnis saya sudah lama verified.
Kenapa sekarang Google minta verifikasi ulang?”
Kalimat ini sering bikin panik pemilik bisnis.
Apalagi kalau:
- Tiba-tiba profil tidak muncul
- Ada notifikasi “Action required”
- Atau muncul label “Verification needed”
Tenang.
Dalam banyak kasus, ini bukan berarti Anda melanggar aturan berat.
Tapi Google memang secara rutin melakukan peninjauan ulang terhadap listing.
Di artikel ini, saya akan jelaskan secara realistis:
- Kenapa Google bisa meminta verifikasi ulang
- Apa saja pemicunya
- Apakah ini tanda pelanggaran?
- Bagaimana cara mengatasinya dengan aman
- Dan bagaimana mencegahnya terjadi lagi
Artikel ini ditulis untuk pemilik bisnis — bukan untuk teknisi.
Pertama: Verifikasi Ulang Itu Normal
Google melalui sistem Google Business Profile menggunakan sistem keamanan berbasis algoritma dan manual review.
Tujuannya sederhana:
Google ingin memastikan bahwa bisnis yang ditampilkan:
- Masih ada
- Masih aktif
- Masih sesuai kategori
- Tidak berubah menjadi spam
Jadi verifikasi ulang bukan selalu hukuman.
Sering kali itu hanya prosedur keamanan.
1️⃣ Anda Mengubah Informasi Penting



4
Perubahan besar bisa memicu verifikasi ulang.
Contohnya:
- Mengganti alamat
- Mengubah kategori utama
- Mengganti nama bisnis
- Mengubah nomor telepon
- Mengubah tipe bisnis (dari toko ke service area)
Google menganggap perubahan besar sebagai risiko manipulasi.
Karena banyak spammer:
- Membuat listing
- Lalu mengganti datanya untuk target keyword lain
Jadi sistem otomatis akan meminta verifikasi ulang.
2️⃣ Ada Aktivitas Mencurigakan di Akun
Google memantau:
- Login dari lokasi berbeda-beda
- Banyak perubahan dalam waktu singkat
- Pengelola akun sering diganti
- Banyak admin dengan email tidak konsisten
Kalau sistem mendeteksi pola aneh, Google bisa meminta verifikasi ulang untuk memastikan kontrol tetap di tangan pemilik asli.
3️⃣ Ada Laporan dari Pengguna
Ini jarang disadari.
Orang bisa:
- Melaporkan listing sebagai tidak akurat
- Melaporkan lokasi tidak ada
- Melaporkan bisnis tutup permanen
Kalau ada cukup laporan, Google bisa meninjau ulang dan meminta verifikasi.
Ini bukan berarti laporan benar.
Tapi Google akan tetap melakukan pengecekan ulang.
4️⃣ Google Sedang Melakukan Audit Massal
Kadang bukan salah Anda.
Google secara berkala melakukan:
- Audit kategori tertentu (misalnya jasa tukang, locksmith, kontraktor)
- Audit area tertentu
- Pembersihan listing spam
Kategori yang rawan spam sering kena audit massal.
Kalau bisnis Anda ada di kategori tersebut, bisa saja ikut terkena verifikasi ulang meski tidak melakukan kesalahan.
5️⃣ Alamat Rumah atau Virtual Office



4
Bisnis yang menggunakan:
- Alamat rumah
- Virtual office
- Shared office
Lebih sering diminta verifikasi ulang.
Karena:
- Banyak penyalahgunaan terjadi di model ini
- Google lebih berhati-hati
Jika Anda menggunakan alamat rumah, pastikan:
- Bisnis benar-benar berjalan dari sana
- Bisa menunjukkan bukti saat verifikasi video
- Tidak ada duplikasi listing di alamat yang sama
6️⃣ Profil Terlalu Lama Tidak Aktif
Google bisa menilai listing sebagai “kurang aktif” jika:
- Tidak pernah update
- Tidak pernah membalas review
- Tidak ada aktivitas foto
- Tidak ada interaksi
Dalam beberapa kasus, Google bisa meminta konfirmasi ulang bahwa bisnis masih aktif.
7️⃣ Anda Menambahkan atau Menghapus Banyak Data Sekaligus
Contoh:
- Mengganti 10 foto sekaligus
- Mengubah deskripsi total
- Mengganti semua layanan
- Mengubah jam operasional drastis
Perubahan besar dalam waktu singkat bisa memicu sistem review ulang.
Google membaca pola.
Apakah Verifikasi Ulang Berarti Anda Melanggar Aturan?
Tidak selalu.
Ada dua kemungkinan:
1️⃣ Sistem otomatis
2️⃣ Tinjauan manual karena laporan atau perubahan besar
Selama bisnis Anda nyata dan sesuai pedoman, tidak perlu panik.
Yang penting adalah mengikuti proses dengan benar.
Cara Menghadapi Verifikasi Ulang dengan Aman
Berikut langkah yang seharusnya Anda lakukan:
1️⃣ Jangan Membuat Listing Baru
Kesalahan terbesar adalah membuat akun baru.
Ini bisa:
- Menyebabkan duplikasi
- Membuat masalah makin rumit
- Meningkatkan risiko suspend
Selalu gunakan listing yang sama.
2️⃣ Ikuti Metode Verifikasi yang Diminta
Google bisa meminta:
- Verifikasi via video
- Postcard
- Telepon
Jika diminta video, pastikan Anda menunjukkan:
- Papan nama
- Area kerja
- Bukti operasional
- Lingkungan sekitar
Video harus real-time dan tidak diedit.
3️⃣ Pastikan Data Konsisten
Sebelum verifikasi:
- Samakan nama di website
- Pastikan alamat benar
- Pastikan nomor aktif
- Periksa kategori
Google akan mengecek konsistensi.
4️⃣ Hindari Mengubah Data Lagi Saat Proses Berjalan
Biarkan sistem menyelesaikan review.
Terlalu banyak perubahan bisa memperlambat proses.
Berapa Lama Proses Verifikasi Ulang?
Tergantung metode:
- Postcard: 1–2 minggu
- Video review: 1–5 hari kerja
- Manual review: bisa lebih lama
Selama proses:
Profil bisa tetap tampil, atau dalam beberapa kasus visibilitas dibatasi sementara.
Cara Mengurangi Risiko Verifikasi Ulang di Masa Depan
Beberapa langkah preventif:
✔ Gunakan satu akun utama yang stabil
✔ Hindari keyword stuffing di nama bisnis
✔ Jangan ubah kategori utama tanpa alasan kuat
✔ Jangan buat listing duplikat
✔ Jaga konsistensi data
✔ Update profil secara natural, bukan mendadak besar-besaran
Google lebih menyukai profil yang stabil dan konsisten.
Perspektif yang Perlu Dipahami Pemilik Bisnis
Google bukan direktori biasa.
Ia adalah sistem reputasi berbasis data.
Dan sistem reputasi perlu pengawasan.
Verifikasi ulang bukan berarti bisnis Anda bermasalah.
Sering kali itu hanya cara Google memastikan bahwa:
- Anda masih nyata
- Anda masih aktif
- Anda masih relevan
Kesimpulan: Jangan Panik, Tapi Tanggap
Jika Google meminta verifikasi ulang:
Itu bukan akhir.
Itu hanya proses.
Yang penting:
- Jangan panik
- Jangan buat listing baru
- Ikuti prosedur dengan benar
- Pastikan bisnis Anda memang sesuai pedoman
Bisnis yang nyata dan dikelola dengan benar hampir selalu bisa lolos verifikasi ulang.
Dan dalam jangka panjang, sistem ini justru melindungi Anda dari kompetitor spam yang mencoba bermain curang.
