Banyak pemilik bisnis berpikir masalahnya ada di ranking.
Padahal sering kali masalahnya jauh lebih dasar:
Listing belum diklaim. Atau sudah dibuat, tapi belum diverifikasi.
Akibatnya?
- Bisnis tidak muncul maksimal di Google Maps
- Tidak bisa membalas review
- Tidak bisa update informasi
- Bahkan berisiko diklaim orang lain
Kalau Anda serius ingin bisnis terlihat di Google, langkah pertama bukan optimasi.
Langkah pertama adalah klaim dan verifikasi listing dengan benar.
Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah.
Apa Itu Klaim Listing?



4
Klaim listing berarti Anda mengambil alih kepemilikan profil bisnis yang sudah ada di Google melalui Google Business Profile.
Perlu Anda tahu:
- Banyak bisnis sebenarnya sudah terdaftar otomatis oleh Google.
- Data bisa berasal dari direktori lain, website, atau pengguna.
- Tapi belum tentu listing tersebut dikelola oleh pemilik asli.
Jika belum diklaim:
- Informasi bisa salah
- Nomor telepon bisa tidak update
- Review tidak bisa dibalas
- Anda tidak punya kontrol penuh
Dan ini berbahaya untuk reputasi.
Kenapa Klaim & Verifikasi Itu Penting?
Sederhana: karena tanpa verifikasi, Google tidak benar-benar mempercayai bisnis Anda.
Google ingin memastikan:
- Bisnis benar-benar ada
- Lokasinya nyata
- Anda memang pemilik sah
Tanpa verifikasi:
- Listing bisa tidak muncul di hasil pencarian
- Ranking sulit naik
- Risiko suspend lebih tinggi
Ini fondasi. Bukan fitur tambahan.
Langkah 1: Cek Apakah Bisnis Anda Sudah Ada di Google
Sebelum membuat profil baru, lakukan ini:
- Buka Google
- Ketik nama bisnis Anda + kota
- Cek apakah sudah muncul di Google Maps
Kalau sudah ada:
- Klik listing tersebut
- Cari tombol “Own this business?” atau “Klaim bisnis ini”
Kalau belum ada:
- Masuk ke halaman Google Business Profile
- Buat listing baru
Hati-hati:
Jangan membuat listing baru jika sudah ada.
Duplikasi listing bisa menyebabkan suspend.
Langkah 2: Proses Klaim Kepemilikan
Jika listing sudah ada dan belum Anda kelola:
- Klik “Klaim bisnis ini”
- Login dengan akun Google resmi bisnis
- Ikuti proses verifikasi
Jika ternyata sudah diklaim orang lain:
- Anda bisa mengajukan permintaan akses
- Google akan mengirim email ke pemilik lama
- Jika tidak ada respons, Google akan memproses klaim Anda setelah beberapa hari
Proses ini butuh kesabaran.
Langkah 3: Pilih Metode Verifikasi



4
Google memiliki beberapa metode verifikasi. Tidak semua bisnis mendapatkan opsi yang sama.
1. Verifikasi via Kode Pos (Postcard)
- Google mengirim surat ke alamat bisnis
- Berisi kode verifikasi
- Biasanya 5–14 hari
Pastikan:
- Alamat benar
- Nama bisnis ada di papan
- Tidak pindah lokasi selama proses
2. Verifikasi via Telepon atau Email
Jika memenuhi syarat, Google akan mengirim kode via:
- SMS
- Panggilan otomatis
Ini lebih cepat, tapi tidak semua kategori mendapatkannya.
3. Verifikasi Video (Metode Terbaru & Semakin Umum)
Google sekarang sering meminta verifikasi video.
Biasanya Anda diminta:
- Menunjukkan papan nama
- Menunjukkan lokasi luar gedung
- Menunjukkan area kerja
- Menunjukkan bukti kepemilikan
Video harus:
- Direkam langsung (bukan upload file lama)
- Tidak diedit
- Jelas dan stabil
Jika gagal, Anda harus mengulang.
Kesalahan Fatal Saat Verifikasi
Berdasarkan pengalaman menangani berbagai bisnis, ini kesalahan yang sering terjadi:
❌ Menggunakan alamat virtual office
Google semakin ketat terhadap ini.
❌ Tidak ada papan nama fisik
Jika tidak ada signage, Google bisa menolak.
❌ Lokasi tidak sesuai kategori
Contoh: kategori restoran tapi lokasinya rumah biasa tanpa tanda.
❌ Membuat banyak listing di satu alamat
Ini sangat berisiko suspend.
❌ Keyword stuffing di nama bisnis
Contoh:
“Jasa Kanopi Murah Jogja Terbaik No 1”
Google bisa langsung suspend.
Gunakan nama legal atau nama brand sebenarnya.
Berapa Lama Proses Verifikasi?
Tergantung metode:
- Postcard: 1–2 minggu
- Telepon/email: instan
- Video: 1–5 hari kerja review
Kalau lebih lama, Anda bisa cek status di dashboard Google Business Profile.
Jangan membuat listing baru hanya karena merasa lama.
Setelah Verifikasi, Apa yang Harus Dilakukan?
Verifikasi bukan akhir. Itu awal.
Setelah verified, lakukan ini:
1. Lengkapi Semua Informasi
- Jam operasional
- Deskripsi bisnis
- Layanan
- Area layanan
2. Upload Foto Asli
Google menyukai profil aktif.
Upload:
- Foto depan toko
- Interior
- Tim
- Produk/hasil kerja
3. Atur Kategori dengan Tepat
Kategori utama sangat menentukan ranking.
4. Sinkronkan dengan Website
Pastikan:
- Nama, alamat, nomor telepon konsisten
- Website menyebut lokasi jelas
- Tidak ada perbedaan format
Google melihat konsistensi data.
Bagaimana Jika Listing Ditolak atau Disuspend?
Ini cukup sering terjadi.
Penyebab umum:
- Alamat mencurigakan
- Duplikasi
- Kategori tidak sesuai
- Riwayat pelanggaran
Langkah yang bisa dilakukan:
- Cek email dari Google
- Perbaiki informasi
- Ajukan banding melalui dashboard
Jangan panik dan jangan membuat listing baru sebagai solusi cepat.
Itu justru memperparah.
Apakah Bisa Klaim Tanpa Alamat Fisik?
Bisa, untuk bisnis dengan model area layanan (service area business).
Contohnya:
- Jasa kanopi
- Jasa AC
- Tukang las
- Home cleaning
Tapi tetap:
- Harus punya alamat dasar untuk verifikasi
- Tidak ditampilkan publik jika memilih opsi tanpa lokasi toko
Google tetap perlu bukti keberadaan.
Realitas yang Harus Dipahami Pemilik Bisnis
Banyak pemilik bisnis menganggap klaim listing adalah hal kecil.
Padahal ini adalah gerbang pertama menuju visibilitas lokal.
Tanpa klaim:
- Anda tidak punya kontrol
- Reputasi tidak terkelola
- Ranking sulit naik
Dan yang lebih penting:
Kalau Anda tidak klaim, orang lain bisa.
Itu pernah terjadi.
Kesimpulan: Klaim & Verifikasi Itu Fondasi, Bukan Opsional
Google Business Profile adalah aset digital penting.
Tapi aset ini tidak otomatis aktif hanya karena bisnis Anda ada.
Anda harus:
- Klaim
- Verifikasi
- Kelola
Di era sekarang, pelanggan tidak bertanya ke tetangga.
Mereka bertanya ke Google.
Dan ketika mereka mencari layanan yang Anda tawarkan, pertanyaannya sederhana:
Apakah bisnis Anda muncul sebagai bisnis resmi dan terpercaya —
atau hanya sebagai listing kosong yang tidak terkelola?
Klaim dan verifikasi adalah langkah pertama menuju visibilitas.
Dan bisnis yang terlihat akan selalu punya peluang lebih besar daripada bisnis yang tidak terlihat.
