Ada satu masalah yang sering tidak disadari pemilik bisnis.
Bukan karena mereka lalai.
Bukan karena mereka tidak peduli.
Tapi karena masalah ini terlihat “tidak berbahaya”.
Namanya: listing duplikat di Google Business Profile.
Dan percayalah — ini bisa membuat bisnis Anda sulit muncul di Google Maps tanpa Anda sadari.
Artikel ini saya tulis khusus untuk pemilik bisnis.
Tidak ada istilah teknis rumit.
Tidak ada teori SEO yang membingungkan.
Kita bahas pelan-pelan dan masuk akal.
Apa Itu Listing Duplikat di Google Bisnis?



4
Listing duplikat adalah kondisi ketika satu bisnis memiliki lebih dari satu profil di Google dengan:
- Nama yang mirip
- Alamat yang sama atau hampir sama
- Nomor telepon yang sama
- Atau kombinasi data yang membingungkan
Contohnya:
- “Bengkel Las Maju Jaya”
- “Bengkel Las Maju Jaya Jogja”
- “Bengkel Las Maju Jaya Official”
Semua berada di alamat yang sama.
Google melihat ini sebagai duplikasi.
Dan sistem Google tidak suka kebingungan data.
Kenapa Listing Duplikat Bisa Terjadi?
Ini biasanya bukan karena niat buruk.
Beberapa penyebab umum:
1️⃣ Dibuat oleh lebih dari satu orang
Pemilik bisnis membuat profil.
Marketing agency membuat profil lagi.
Karyawan lama pernah membuat profil.
Akhirnya, ada dua atau tiga listing tanpa disadari.
2️⃣ Pernah pindah lokasi
Bisnis pindah alamat, tapi listing lama tidak dihapus.
Google melihat:
- Lokasi lama masih aktif
- Lokasi baru juga aktif
Sinyalnya menjadi terpecah.
3️⃣ Google membuat otomatis
Kadang Google membuat listing otomatis berdasarkan:
- Data direktori online
- Website
- Informasi publik lainnya
Tanpa Anda tahu, bisnis Anda sudah punya profil.
Lalu Anda membuat lagi.
Terjadilah duplikat.
4️⃣ Perubahan nama bisnis
Nama lama tidak dihapus.
Nama baru dibuat.
Google bingung — mana yang resmi?
Kenapa Ini Berbahaya?
Sebagai pemilik bisnis, Anda mungkin berpikir:
“Ah, kan sama-sama bisnis saya. Tidak masalah.”
Masalahnya adalah Google bekerja dengan sistem kepercayaan data.
Dan ketika ada data ganda, yang terjadi adalah:
🔹 Ranking Melemah
Sinyal review, klik, dan interaksi terbagi ke dua listing.
Tidak ada yang benar-benar kuat.
🔹 Review Terpecah
Satu listing punya 15 review.
Yang lain punya 10 review.
Padahal kalau digabung, bisa 25 review — jauh lebih kuat.
🔹 Bisa Disuspend
Google bisa menganggap ini sebagai manipulasi.
Terutama kalau nama diubah-ubah dengan tambahan keyword.
Contoh:
“Kontraktor Jogja Murah Terbaik No 1”
Ini berisiko besar.
🔹 Pelanggan Bingung
Bayangkan calon pelanggan melihat dua profil:
- Satu rating 4.8
- Satu rating 3.9
- Jam buka berbeda
- Foto berbeda
Mereka bisa ragu.
Dan ketika orang ragu, mereka tidak telepon.
Dampak Jangka Panjang Listing Duplikat
Masalah ini bukan hanya soal tidak muncul.
Dampaknya bisa lebih serius:
1️⃣ Trafik Lokal Turun
Google sulit menentukan listing mana yang utama.
Akibatnya, Anda kalah dari kompetitor yang datanya bersih.
2️⃣ Otoritas Lokal Melemah
Google melihat konsistensi sebagai sinyal kepercayaan.
Data yang tidak konsisten = sinyal negatif.
3️⃣ Sulit Naik ke 3 Besar (Local Pack)



4
Google hanya menampilkan 3 bisnis utama di hasil pencarian lokal.
Kalau data Anda tidak solid, peluang masuk 3 besar semakin kecil.
Bagaimana Cara Mengecek Apakah Bisnis Anda Punya Listing Duplikat?
Lakukan langkah sederhana ini:
- Ketik nama bisnis Anda di Google.
- Coba variasi nama (tanpa kata tambahan).
- Cari di Google Maps langsung.
- Cek alamat dan nomor telepon yang sama.
Kalau muncul lebih dari satu listing dengan data mirip, kemungkinan besar itu duplikat.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Duplikat?
Ini langkah umumnya:
✅ Tentukan Mana yang Utama
Pilih listing dengan:
- Review terbanyak
- Data paling lengkap
- Sudah diverifikasi
✅ Klaim dan Verifikasi
Kalau ada listing yang belum Anda kelola, klaim aksesnya.
✅ Ajukan Penggabungan (Merge)
Google memungkinkan penggabungan listing dalam kondisi tertentu.
✅ Hapus atau Tandai Tutup Permanen
Untuk listing yang benar-benar tidak dipakai lagi.
Tapi hati-hati.
Jangan sembarangan hapus listing yang punya review banyak.
Strateginya harus tepat.
Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan Pemilik Bisnis
Banyak pemilik bisnis panik dan langsung:
❌ Menghapus listing utama
❌ Mengubah nama berkali-kali
❌ Mengganti alamat tanpa strategi
❌ Membuat listing baru karena tidak bisa login
Padahal langkah tersebut bisa memperparah masalah.
Google sensitif terhadap perubahan drastis.
Kenapa Masalah Ini Sering Tidak Disadari?
Karena dampaknya tidak langsung terasa.
Tidak ada notifikasi yang bilang:
“Bisnis Anda kehilangan ranking karena duplikat.”
Yang terjadi hanya satu hal:
Bisnis Anda sulit muncul.
Lead terasa sepi.
Kompetitor terlihat lebih dominan.
Dan Anda tidak tahu penyebabnya.
Listing Duplikat dan Hubungannya dengan SEO Lokal
Google Business Profile tidak berdiri sendiri.
Ia terhubung dengan:
- Website
- Direktori online
- Media sosial
- Data NAP (Name, Address, Phone)
Kalau di Google saja sudah duplikat, biasanya di tempat lain juga tidak konsisten.
Dan konsistensi adalah fondasi SEO lokal.
Bisnis dengan data rapi dan konsisten hampir selalu lebih mudah naik.
Kesimpulan: Data Bersih = Fondasi Ranking Kuat
Listing duplikat bukan masalah kecil.
Ia seperti pondasi retak di rumah.
Dari luar terlihat baik-baik saja.
Tapi struktur di dalamnya melemah.
Sebagai pemilik bisnis, Anda tidak perlu menjadi ahli SEO.
Tapi Anda perlu memastikan:
- Data bisnis Anda konsisten
- Tidak ada listing ganda
- Review terkumpul di satu profil utama
- Informasi tidak membingungkan Google
Karena di era sekarang, visibilitas di Google bukan pilihan.
Itu kebutuhan.
Butuh Bantuan Audit Google Business Anda?
Kalau Anda merasa:
- Bisnis sulit muncul di Google Maps
- Review terpecah
- Pernah pindah lokasi
- Pernah ganti nama bisnis
- Atau curiga ada listing duplikat
Saya bisa bantu audit dan jelaskan kondisinya secara transparan.
Tidak perlu langsung optimasi besar.
Kita mulai dari fondasi dulu: data yang bersih dan benar.
Silakan hubungi saya untuk konsultasi dan evaluasi Google Business Profile bisnis Anda.
Kadang, solusi bukan soal “tambah strategi”.
Tapi memperbaiki kesalahan yang tidak terlihat.
Dan sering kali, setelah data rapi — ranking ikut membaik.
